Kabupaten Subang memiliki kondisi geografis yang kompleks, mulai dari pegunungan, dataran rendah, hingga wilayah pesisir. Keberagaman ini membawa potensi kerawanan bencana, terutama banjir, arus deras, serta kecelakaan di perairan. Situasi tersebut menuntut kehadiran relawan yang terampil dan sigap dalam melakukan upaya pertolongan di air.
Menjawab kebutuhan tersebut, pada tahun 2021 Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan Daerah (FKP3D) Kabupaten Subang yang dulu di resmikan oleh Bapak Deden Ridwansyah, S.Sos. Kepala BASARNAS Bandung, menggagas kegiatan Latihan Gabungan Pengenalan Teknik Pertolongan di Permukaan Air (Water Rescue). Kegiatan ini bertujuan membekali para relawan dengan keterampilan teknis penyelamatan, memperkuat koordinasi antarorganisasi, serta menumbuhkan budaya kesiapsiagaan di masyarakat.
Namun, seiring perkembangan waktu, pada tahun 2024 FKP3D Subang secara resmi ditiadakan oleh Kepala BASARNAS Bandung, Bapak Hery Marantika S.H., M.Si. Kendati demikian, semangat kebersamaan yang telah dibangun tidak ikut padam. Para relawan yang sebelumnya tergabung dalam FKP3D Subang berkomitmen untuk melanjutkan tradisi Latgab Water Rescue secara berkesinambungan. Salah satunya melalui peran aktif para pendiri Subang Utara Independent Volunteer (SUIVER RESCUE), yang menjadi motor penggerak dalam melanjutkan estafet kegiatan ini.
Dengan demikian, Latgab Water Rescue tidak hanya menjadi warisan penting dari FKP3D Subang, tetapi juga simbol keberlanjutan semangat relawan Subang untuk terus mengabdi, membangun solidaritas, dan menyiapkan diri menghadapi tantangan kebencanaan di masa mendatang.
RANGKAIAN KEGIATAN
LATGAB PERTAMA (APRIL 2021)
Dilaksanakan di Situ Nagrog, Pagaden, Subang. Kegiatan ini diinisiasi oleh FKP3D Subang dan dilatih langsung oleh BASARNAS Bandung. Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan, dan acara ditutup oleh Bapak Iwan Ramdani, S.E., M.M. selaku Kasumda BASARNAS Bandung waktu itu. Saat ini, beliau menjabat sebagai Kepala BASARNAS Ternate.
LATGAB KEDUA (JULI 2022)
Bertempat di Sungai Tarum Timur, Kecamatan Binong, Subang. Kegiatan diselenggarakan oleh FKP3D Subang bersama Scout Rescue Pamanukan dengan pelatih relawan yang memiliki sertifikat water rescue BASARNAS. Sebanyak 25 peserta dari Himapala Kalayudha, Scout Rescue Pamanukan, dan BARA Rescue turut ambil bagian.
LATGAB KETIGA (JANUARI 2023)
Diselenggarakan oleh Scout Rescue Pamanukan di Kali Mati, Jejerukan, Pamanukan, Subang. Peserta berjumlah 22 orang dari berbagai komunitas, di antaranya Himapala Kalayudha, Scout Rescue Pamanukan, Map Social Humanity, dan Laskar Pendaki Subang.
LATGAB KEEMPAT (DESEMBER 2023)
Berlangsung di Sungai Ciasem, Desa Muara, Blanakan, Subang, dengan pelatihan langsung dari BASARNAS Pos Karawang. Kegiatan diikuti oleh 218 peserta dari berbagai organisasi, baik dari Subang maupun luar daerah. Acara ditutup oleh Kepala BASARNAS Bandung, Bapak Hery Marantika S.H., M.Si.
KOMITMEN
Kini, setelah empat kali penyelenggaraan, Latgab Water Rescue telah menjelma menjadi tradisi tahunan. Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini adalah simbol persatuan, pengabdian, dan komitmen relawan Subang untuk terus sigap dalam menghadapi bencana.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus meningkatkan kualitas relawan, kegiatan Latgab Water Rescue akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan relawan-relawan yang tanggap bencana, profesional, serta siap siaga dalam menghadapi berbagai potensi kedaruratan, khususnya di wilayah perairan. Melalui upaya berkelanjutan ini, Subang diharapkan semakin tangguh dalam membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan masyarakat.
DAFTAR ORGANISASI YANG MENGIKUTI LATGAB WATER RESCUE RELAWAN SUBANG
TAHUN 2021
Pada tahun 2021, ada 8 Organisasi yang mengikuti, yaitu: Relawan Pasundan Subang, Scout Rescue Pamanukan, Karang Taruna Sukamulya Pagaden, IEA Subang, Himapala Kalayudha STIE Miftahul Huda, BARA Rescue, BB 1% MC, MAP Social Humanity, Projo, dan Enjoy Subang.
TAHUN 2022
Pada tahun 2022, ada 5 Organisasi yang mengikuti, yaitu: Scout Rescue Pamanukan, Himapala Kalayudha STIE Miftahul Huda, IEA Subang, Relawan Pasundan Subang, dan BARA Rescue.
TAHUN 2023 AWAL
Pada tahun 2023 awal, ada 4 Organisasi yang mengikuti, yaitu: Scout Rescue Pamanukan, Himapala Kalayudha STIE Miftahul Huda, MAP Social Humanity, dan Laskar Pendaki Subang.
TAHUN 2023 AKHIR / 2024 AWAL
Pada tahun 2023 akhir atau agenda awal tahun 2024, ada 39 Organisasi yang mengikuti, yaitu: Scout Rescue Pamanukan, ARAL Cipeundeuy Subang, IEA Subang, Relawan Pasundan Subang, Pramuka Bhakti Kencana Pamanukan, Pecinta Alam STIKES Sukabumi, A Rescue Indonesia, Taruna Husada Kecamatan Mustikajaya, Patwal Pedurenan Mustika Jaya, Karang Taruna Mustika Jaya, Brigana KSPSI, Panakawan Rescue, BPBD Kabupaten Majalengka, Scout Rescue 0910 Majalengka, Manajemen Bencana UBL, BPBD Kabupaten Cirebon, Ambulance Escorting Relawan Indonesia, Satuan Karya SAR Pramuka Sumedang, KMPB2D, Karang Taruna Unit 01 Jatisari, Mapala Muci, Kwarran Kalijati Subang, Sigab Persis Subang, Sigab Persis Korda Cirebon Raya, STIKES Sukabumi, Siput Mayangan Subang, Protek, Brigana KSPSI, Destana Sumbersari, TBM Hikayat, Pramuka SMK Mitrabangsa, Pramuka SMK Sukamandi, Pramuka SMK Cahaya Raya, SMKS 1 LPPM Ciasem, Pramuka SMA Negeri 1 Blanakan, BRI Guard Unit Pamanukan, Balad Empang Muara, Paguyuban Anak Bangsa, BPBD Kabupaten Subang, Tagana Kabupaten Subang, Komunitas Relawan Independen, MAP Social Humanity, ERT Indramayu, FKP3D Subang, FKP3D Karawang, FKP3D Majalengka, dan FKP3D Sumedang.
Ditulis oleh Targono, S.E. (Masgon) ex. Koordinator FKP3D Subang.
